Tarif Telpon Antar operator UPDATE

Tahun baru rasanya tidak lengkap jika saya tidak meng-update tarif ANTAR OPERATOR.

Berikut ini adalah tarif antar operator per 19 January 2011.

1. Telkom Flexi

2. Esia

3. StarOne

4. Fren

5. XL

6. Indosat

7. Telkomsel

8. Three

9. Axis

Seperti biasa, tarif yang akan saya gunakan adalah TARIF ATAS. Yaitu tarif SLJJ antar operator & SLJJ ke telpon rumah. Dengan alasan, karena sekarang nomor HP itu tidak bisa diketahui asal muasalnya, bisa saja kita menelpon SLJJ tanpa sadar. Contoh. Saya memiliki kerabat yang membeli nomornya di sulawesi, dia bukan orang sulawesi, tetapi karena waktu ke sulawesi melihat nomor cantik tersebut dia membelinya. Bagi kawan2 dia yang di Jakarta, dan tidak tau hal tersebut, apabila menelpon kerabat saya tersebut, akan kaget bila pulsanya tersedot habis dengan cepat.

Kubu CDMA

  • Flexi 1364-1454/menit
  • Esia 2727-2273/menit
  • StarOne 1250/menit
  • Fren 1320-1650/menit

Kubu GSM

  • XL 1800-2100/menit *XL banyak paket, paket yang lain kepala saya liatnya mumet
  • Indosat 1750/menit (paket mentari), 1800/menit (paket sakti), 1500/menit (paket IM3)
  • Telkomsel 1800-2100/menit (simpati), 600/menit (As)
  • Three 1000/menit
  • Axis 900/3menit, 600/menit (pake4, free2)

Pertama-tama, saya akan memberikan penghargaan kepada Esia, karena tarif SLJJ antar operator nya yang PALING mahal. Esia mendapat nilai E.

Lalu, untuk tarif di atas 1700/menit, akan saya berikan nilai D. Pemenangnya adalah XL, Indosat (mentari), Telkomsel (Simpati)

Lalu, untuk tarif di atas 1200/menit, saya akan berikan nilai C. Pemenangnya adalah Flexi, StarOne, Fren, Indosat (IM3)

Untuk tarif di atas 950/menit, saya akan berikan nilai B. Pemenangnya adalah THREE

Untuk tarif termurah, saya berikan nilai A. Pemenangnya adalah Axis, dan Telkomsel (As).

Khusus Axis, saya berikan A+, karena bila memakai tarif Rp. 600/menit, itungannya per 100 rupiah (10detik), sedangkan As langsung potong Rp. 600 sekali telpon, dan bilamana menggunakan tarif Rp. 900/3menit, kalau telpon lama lebih murah.

KESIMPULAN: Jaman sekarang banyak yang ngaku2 murah, tapi belom tentu murah. Bila kita cermat dan teliti, akan lebih hemat. CDMA yang selalu menyatakan dirinya murah juga belom tentu murah. Sekarang ini paling aman dan nyaman adalah menggunakan GSM, karena kualitas layanan GSM yang jauh di atas kualitas layanan CDMA, banyak pilihan operator yang artinya harga bersaing dan juga layanan GSM ini tersedia di 98% negara di dunia sehingga bisa roaming atau tinggal beli sim card di negara tujuan saja.

Saya tidak mau cium kodok

Kalau kita baca cerita anak2 dari negri lain, ada sebuah kisah tentang seorang putri yang mencium kodok, dan kodoknya berubah menjadi pangeran. Tetapi disini lain. Kodok yang dimaksud dalam demonstrasi dari sekar (serikat karyawan) PT. telkom adalah Mr. abdul rizal bakrie.

Sekar menolak Flexi di merger dengan bakrie telkom dengan berbagai alasan:

  1. Bakrie bukan perusahaan yang menunjukkan itikad baik. sekar beragumentasi bahwa dalam bencana lapindo, bakrie beritikad tidak baik, maka itu abdul rizal bakrie di umpamakan sebagai kodok
  2. Menurut Sekar, adanya indikasi bahwa nilai flexi sengaja di murahkan, untuk mencuri aset negara.

 

Lalu kenapa sih sepertinya telkom dan juga esia ingin banget merger. Berikut ini adalah alasannya:

  1. Esia Telkom dan juga Telkom Flexi bukanlah perusahaan yang profitable. Kedua perusahaan ini berdarah2 dalam keuangan.
  2. Rata2 pengguna CDMA juga memiliki GSM, dan CDMA hanya dipakai sebagai telpon murah, sehingga operator tidak untung.
  3. Sebagai tambahan, Smart, Fren & Starone juga memperlihatkan cash flow yang sama.
    • Starone tidak lagi di urus oleh indosat, karena CDMA kurang peminatnya di Indonesia
    • Fren sampai bangkrut total, dan di jual ke Smart. saking parahnya Fren utang ke PT. Tower bersama & penyedia peralatan BTS mereka, sampai kalau dijual sekalipun, Fren tidak dapat bayar utangnya.
    • Smart, juga kebingungan. Mencoba memasarkan blackbery CDMA, tapi tidak ada peminatnya, dikarenakan CDMA tidak lazim. Tidak dapat dibawa keluar negri. Sudah mahal tidak lebih baik.

Nah lalu, apakah artinya merger esia/flexi ini:

  • Bagi Esia & Flexi, bagus di short term, karena ketika merger, dan mereka melakukan layoff. berarti bayar gaji pegawai berkurang, tetapi pemasukan tetap…. dengan asumsi pelanggan flexi tidak ngabur takut kodok.
  • Bagi pengguna CDMA, berarti CDMA menjadi semakin kurang menarik, karena tinggal 2 pemain doank. yaitu: smart-fren & esia-flexi.
  • Akan berakibat orang makin takut ke CDMA, karena kalau esia-flexi harga naik, cuma bisa ganti kartu ke smart-fren, dan sebaliknya.
  • GSM akan semakin merajarela, karena dengan membeli handphone GSM, berarti banyak pilihan.

Tarif Telpon Antar operator

UPDATE:

Sudah saya update article ini, yang baru disini:

http://tariftelpon.wordpress.com/2011/01/18/tarif-telpon-antar-operator-update/

Baca pos ini lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: