WiMax

UPDATE:

Article ini sudah saya update disini: https://tariftelpon.wordpress.com/2011/01/23/tips-membeli-layanan-internet/

Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

kelemahan CDMA

Di negera2 yang ada CDMA dan GSM, first time user sering dibingungkan dalam hal membeli handset. CDMA atau GSM.

Berikut ini adalah kelemahan2 CDMA dibandingkan dengan GSM:

  • CDMA hanya dapat dipakai di 40 negara, GSM dapat dipakai di 99% negara lainnya. Yang artinya bila kita berpergian keluar negri, dan hanya punya CDMA, siap2 saja merasa sedih salah beli handphone.
  • Punya handphone CDMA sekalipun tidak menjamin bisa dipakai di luar negri. Misalnya korea. CDMA di korea semuanya adalah suntik, bukan dengan RUIM.
  • CDMA tidak di design untuk high mobility. Di Indonesia Freen & Smart memberikan nomor national, dan flexi bisa roaming seenak perutnya hanya dengan pencet tombol2 rahasia (*77), tetapi itu cuma di indonesia. apabila anda ke negara lain yang menggunakan CDMA, belom tentu bisa. karena kebanyakan CDMA itu adalah limited mobility. yang hanya bisa digunakan di wilayah tertentu seperti layaknya flexi home. bila anda daftar di pluit, hanya bisa dipakai di pluit, bila anda daftar di thamrin/sudirman, hanya bisa di pakai di thamrin/sudirman
  • CDMA sudah tidak di support oleh perusahaan besar lagi. nokia/motorola/samsung/lg hanya mengeluarkan handphone low-end CDMA, karena pengguna CDMA sekarang hanya orang2 yang sudah terlanjur basah pake CDMA. selebihnya handphone2 CDMA itu buatan yang tidak tau kualitasnya bagus atau tidak.
  • CDMA tidak bisa SMS keluar negri, andaikata bisa, ribet sekali. jadi mendingan beli GSM aja, atau tidak bisa SMS saudara yang sedang keluar negri / naek haji.
  • Jumlah pengguna CDMA makin hari makin berkurang. saat ini hanya ada 4 negara yang besar di CDMAnya. yaitu China, Indonesia, India, Korea. Akan tetapi di china karena dipakai untuk limited mobility, dan penggunanya juga makin berkurang, di indonesia, walaupun sudah 18 jutaan pengguna (14 juta flexi, 4 juta esia, 100ribu smart/fren, 10ribu starone), operator cdma merasa seret banget. tidak profitable.
  • Harga jual kembali handphone CDMA sangat rendah, yang mencerminkan tidak ada pembelinya, alias, technology mati. siap2 pesawat telpon cdma anda seperti kaset video yang tersingkirkan oleh vcd lalu dvd.

kesimpulan.

diperlukan keberanian besar untuk meng-comit ke CDMA pada saat ini.

%d blogger menyukai ini: