Hati2 dicurangi PT. Telkom

Melanjuti article saya yang sebelomnya.

Kalau pengguna fix line semakin berkurang, kenapa pendapatan fix line PT. telkom bisa bertambah.

HATI-HATI DI TIPU OLEH PT. TELKOM.

PT. telkom mengadakan paket bicara telpon, yang katanya bisa mempermurah bill telpon. Tetapi ini semua adalah akalan2 dari jajaran direksi telkom yang kinerja mereka semakin hancur karena trend menurunnya tarif telpon, dan menurunnya jumlah pelanggan telkom.

Paket tarif telpon telkom hanya murah jika kita:

  • menelpon ke handphone menggunakan fix line
  • menelpon sljj pada jam kantor
  • menelpon lokal

Jadi, kalau kita tidak melakukan itu semua. paketnya percuma.

Saya sendiri juga kena ditipu ama telepon. karena tagihan telpon masuk credit card. tidak perhatiin bahwa tiba2 tagihan telpon jadi Rp. 100rb, dari sebelomnya hanya Rp. 50rb-an. Dan ini berlangsung sudah 2 tahun. Sudah saja, saya putuskan telpon rumah. Dan setelah saya ceritakan ke kawan2, ada yang di kerjain telkom sampe Rp. 150rb, dari sebelomnya hanya Rp. 50rb.

Untuk hal2 gini apa harus lapor ke ICW atau kemana ya?

Iklan

Trend telpon rumah/kantor

Ternyata telpon dengan mengunakan kawat (non-wireless) rihwayatnya sudah semakin di ujung tanduk.

Dinegara2 maju, jumlah pemakai fix line jumlahnya berkurang antara 35%-50%. Sebagai contoh, sekarang banyak rumah di negara2 maju yang tidak memiliki telepon kawat sama sekali, dan hanya memakai handphone.

Dinegara2 berkembang, datanya emang tidak jelas banget, karena pemilik telpon kawat tidak mau mempublish secara jelas. Tetapi menurut perkiraan ITU terjadi penurunan antara 25%-40%.

Saya memiliki kawan yang menjadi sub-kontraktor PT. Telkom di bidang pemasangan/pemutusan jaringan. Jadi kalau ada yang mau pasang telepon atau putus telepon, PT dari kawan saya yang di utus. Bedasarkan informasi dari kawan saya. Di seluruh Indonesia saat ini lebih banyak yang memutuskan jaringan fix line dari pada memasangnya. Jumlah yang putusin saluran 2 kali lipat dari pada jumlah yang pasang.

Pemikiran kenapa pada memutuskan fix line adalah, saat ini banyak keluarga yang seluruh anggota keluarganya sudah memiliki handphone. dan bila memakai fix line lagi, harus bayar abodemen telepon Rp. 50,000 / saluran. padahal tidak dipakai. Lebih baik uang Rp. 50rb nya di belikan pulsa.

…. Hari gini masih pake fix line PT. Telkom???…

…. Hari gini masih bayar abonemen telpon???…

%d blogger menyukai ini: